Rabu, 28 Oktober 2015

Anak Muda Sekarang lebih Memilih Motor Tua Ketimbang Motor Sport Otomania

Berita Otomotif - Saat ini tren retro atau bergaya seperti era 1970-an kembali mewabah di kalangan anak muda. Biar dibilang gaul, banyak anak muda bergaya vintage termasuk pada tunggangan yang dibawa.
Hal ini pun diamini oleh Awan Hemawan, karyawan showroom motor lawas Nilam Jaya Motor Klasic. Ia menyebut jika showroom yang berlokasi di Jalan Cipinang Besar RT 11/RW06 No. 17 ini lebih banyak didatangi oleh anak-anak muda.
"Kebanyakan sih anak muda, sekitaran SMA sama anak kuliahan umur 20-an. Orang tua ada tapi enggak terlalu banyak," ungkap pria yang disapa Awan ini.
Awan menjelaskan jika peminat motor-motor lawas semakin banyak. Hal ini dilihat dari jumlah penjualannya yang cenderung meningkat.
"Bisa dibilang, peminatnya makin banyak. Untuk penjualan motor di sini rata-rata sebulan sekira 5-6 unit dan kadang lebih kalau lagi ramai," bebernya. Lihat yuk modifikasi motor dan harga motor terbaru.
Tidak hanya orang dewasa, pria dengan logat Sunda yang cukup kental ini mengaku jika showroomnya pernah dikunjungi oleh anak usia sekolah dasar. Ia menyebut jika anak itu sudah jatuh hati melihat bentuk CB100 yang dilihatnya di jalan.
"Waktu itu ada anak SD yang pengen terus diantar ke sini sama bapaknya. Itu anaknya yang memang pengen karena sudah terlanjur seneng lihat modelnya," tuntasnya.
Selain itu, banyak orang beranggapan memiliki motor lawas tentu akan terbebani perawatan yang sulit. Hal inipun menyurutkan animo mengoleksi sepeda motor retro seperti Honda CB ataupun Honda C70.
Ternyata, anggapan seperti itu tidak benar. Awan Hermawan selaku karyawan showroom khusus motor lawas Nilam Jaya Motor Klasic membeberkan kiat merawat sepeda motor yang sudah cukup berumur.
Pria dengan logat Sunda yang khas ini menjelaskan jika untuk motor lawas sebaiknya rutin memanaskan mesin pagi dan sore. Hal ini dilakukan untuk motor yang jarang digunakan. Ada juga artikel kami yang mengulas harga mobil update dan modifikasi mobil keren banget.
"Kalau ganti oli bakal jarang karena motor seperti ini biasanya jarang dipakai," katanya.
Lebih lanjut, Awan menjelaskan jika perlakuan yang sedikit berbeda dapat dilakukan pada sepeda motor lawas yang sering digunakan sehari-hari. "Kalau yang sering dipakai, olinya sebulan sekali diganti," tutupnya.
Kurang lebihnya itulah tadi informasi yang dapat kami berikan pada kesempatan ini, semoga wacana diatas dapat berguna serta bermanfaat untuk kamu yang membutuhkannya. Akhirnya sekian dari kami, sampai ketemu lagi dilain hari terima kasih atas kunjungannya. Source: Otoracing.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar